ES TEH

ES TEH

 

Diantara anak muda yang jago bola ini ada salah satu yang legendaris dengan julukan “Es teh”, legenda itu bernama Jiyo. Jiyo muda adalah anak desa yang ikut ‘Ngenger’ di tempat Bu Seno. Selama ‘Ngenger’ di tempat Bu Seno itu Jiyo muda sekolah sambil membantu warung makan Bu Seno.

 

Membantu di warung makan tentunya sehabis dia pulang sekolah, tugasnya adalah sebagai pelayan mengantar makan dan minum buat pembeli di warung itu sampai sekitar jam tigaan terus nanti dilanjut lagi malamnya sekitar jam setengah tujuh sampai tutup.

 

Jam tigaan itu dia pergunakan waktunya untuk berolahraga sepakbola, bakat alamnya yang mumpuni menjadikan dia ditarik ke klub kelas kecamatan yaitu PSW. Dia sering diajak cup-cupan atau istilah sekarang tarkam.

 

Posisi Jiyo adalah bek, penampilannya yang lugas dan tanpa kompromi membuatnya selalu dinanti tiap berlaga dilapangan kebanggaan Wuryantoro. Aksinya merebut bola, mengontrol, menggiring sungguh membuat penonton takjub, dan tiap melakukan operan atau tendangan semua penonton teriak, “Es tehhh!!!”

 

Bravo PSW!! 😀😁😂

 

***

 

Ki-ka atas: Katino Luwung, Jiyo, Sudi, Warno Keder, Sriyanto, Mustaqiem, Lardi, Entok, Sayid, Paito

 

Ki-ka bawah: Purnomo, Mawardi, Mulyono, tidak tahu, Naryoto, tidak tahu.

 

Note: Terimakasih untuk kiriman potonya WiLy Saberty, poto yang indah, keren 😀😂😂 👍.

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0